Anak Dono Warkop : Warkopi Mencederai Perjuangan Ayah

196 views

Satrio Sarwo Trengginas, anak mendiang Dono Warkop tersinggung dengan manajemen Warkopi yang merepresentasikan Warkop DKI tanpa izin. Ia merasa perjuangan Dono, Kasino dan Indro mempertahankan Warkop DKI tak dihargai.

“Karena saya melihat perjuangan bapak saya Dono, Om Kasino, dan Om Indro nggak dilalui dengan instan. Mereka itu jatuh bangun mempertahankan Warkop DKI,” kata Satrio saat konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

“Bahkan sampai sekarang Om Indro masih konsisten di usianya yang nggak lagi muda membawa bendera Warkop,” ujarnya lagi. Satrio sendiri mengaku sangat menghargai Warkop DKI. Tak hanya sekedar grup lawak, dari sana ia belajar tentang perjuangan hingga arti persahabatan.

“Mereka terbang dari persahabatan yang bagi saya nggak ternilai. Bahkan yang bisa memisahkan mereka ya cuma maut,” ujarnya.

Perjuangan almarhum sang ayah selama puluhan tahun kemudian dipandang rendah hingga dikomersilkan tanpa izin. Sebagai anak, Satrio merasa sedih dan kecewa.

“Kemudian ada pihak manajemen yang memanfaatkan 3 karakter ini untuk dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan izin dari Om Indro dan anak-anaknya itu bagi saya perbuatan tidak beretika. Kalau ujug-ujug dikomersilkan rasanya tidak sebanding dengan perjuangan ayah saya yang sudah jeri payah sampai ke tahap itu,” katanya.

“Karena saya pribadi belajar dari Warkop DKI lebih menghargai proses dari pada hasil. Pihak manajemen secara nggak langsung mencederai perjuangan ayah-ayah kami dan juga menyakiti hati kami,” ujar Satrio lagi.

Akhir-akhir ini viral tiga orang pemuda yang mirip dengan komedian Warkop DKI. Tiga pemuda tersebut adalah Alfin (Indro), Sepriadi (Dono) dan Alfred (Kasino) dan membentuk grup dengan nama Warkopi.

Mereka bahkan sampai diundang di acara televisi karena saking viralnya. Banyak warganet yang setuju jika ketiga pemuda itu mirip dengan Dono, Kasino dan Indro.

Di tengah sambutan atas viralnya tiga pemuda mirip Warkop DKI ini, ternyata Indro satu-satunya personel asli Warkop yang masih ada mengungkapkan keberatannya.

Bukan tak suka ada pemuda yang mirip dengan personil Warkop DKI. Indro hanya ingin menegaskan bahwa Warkop memiliki HAKI (Hak Kekakayaan Intelektual).