Geger Wanita Muslim Tak Boleh Pakai BH, Ini kata para Ahli

174 views

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengomentari tulisan tentang hukum perempuan memakai BH yang sedang ramai dibahas di media sosial.

Tulisan viral milik TEMANSHALIH.COM itu mengulas fakta Arab Saudi tentang hukum akhwat taaruf tanpa BH. Isi tulisan itu menyatakan seorang wanita boleh taaruf tanpa mengenakan BH. Namun, dia harus memakai busana yang menutup seluruh tubuh dengan benar.

“Hukum seorang akhwat taaruf tanpa BH adalah boleh. Syaratnya dia mengenakan tata busana yang menutupi seluruh tubuh dengan benar, kecuali bagian wajah dan telapak tangan. Akhwat yang berbusana tanpa BH, tidak termasuk ke dalam hadis ‘Berpakaian tapi Telanjang’,” demikian isi tulisan tersebut seperti dilansir Detik.com,

Selanjutnya dijelaskan bahwa memakai BH justru membuat bentuk payudara semakin jelas dan menjadi sumber fitnah. Oleh sebab itu dikatakan bahwa wanita muslim tidak boleh memakai BH di hadapan pria yang bukan mahramnya.

“Hukum memakai BH dalam Islam, memakai BH mengakibatkan bentuk payudara menjadi nampak dan membuat para perempuan nampak lebih muda sehingga mereka menjadi sumber fitnah. Wanita muslim tidak boleh memakai BH di hadapan para lelaki yang bukan mahramnya,” sambung tulisan tersebut.

Menanggapi tulisan itu, Ketua Bidang Fatwa MUI, KH Afifuddin Muhajir, mengimbau perempuan selalu memakai pakaian sebagaimana mestinya. Dia juga tidak sepakat dengan tulisan tersebut.

“Keluar rumah tanpa pake BH. BH baru dipakai ketika berada di tengah-tengah laki-laki yg bukan mahramnya. Janganlah,” kata Afifuddin.

Menurutnya wanita yang tidak memakai BH kurang sempurna. “Perempuan tanpa BH kurang sempurna. Pesan untuk perempuan muslimah, pakailah busana penutup aurat,” lanjut Afifuddin.

Sumber: Solopos