Heboh Kemunculan Makam Misterius di Jalur Kawah Ijen Banyuwangi

92 views

Sebuah makam tiba-tiba muncul di jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Kemunculan makam itu membuat sejumlah wisatawan bertanya-tanya.

Makam itu membuat geger karena sebelumnya tidak ada, tepatnya sebelum adanya pembangunan infrastruktur. Selama pandemi, kawasan TWA Kawah Ijen ditutup. Penutupan itu digunakan untuk perbaikan akses. Salah satunya adalah pelebaran jalan.

Setelah adanya pelebaran jalan, tiba-tiba ada makam yang berlokasi di bagian sisi kiri jalan dari arah Banyuwangi. Atau tepatnya di pinggir jalan sebelum ‘Banyu Linu’.

Secara sekilas, makam itu tampak dihiasi batu kijing dengan dua nisan di atasnya. Nisan tersebut terbungkus kain berwarna putih. Posisi makam itu membujur dari arah selatan-utara seperti makam manusia pada umumnya.

Di area makam itu, ada pagar bambu yang mengelilingi. Tapi ada satu bagian yang tak ditutup pagar hingga terbuka dan tampak dari jalan. Kemudian ada sebuah sapu lidi. Area makam itu dipasang garis berwarna hitam-kuning.

Gusti Robby Yahya, salah satu wisatawan yang hendak berkunjung ke TWA Ijen, mengaku kaget dengan penampakan janggal itu.

“Kaget juga kok tiba-tiba ada makam di pinggir jalan. Di tengah hutan lagi. Jadi merinding,” kata Gusti, Jumat (8/10).

Ia mengaku sudah lama tak berkunjung ke kawasan tersebut karena pandemi. Terakhir kali melintasi kawasan itu, kondisi jalan berlubang dan rusak. Ia tak melihat keberadaan makam tersebut.

“Waktu itu masih rusak jalannya dan belum ada pelebaran. Nggak ada makam di situ. Makanya saya kaget setelah ada perbaikan kok muncul makam misterius,” imbuhnya.

Ia penasaran dengan makam tersebut. Apakah benar-benar makam manusia atau hanya menakut-nakuti orang yang melintas.

“Apalagi kalau malam. Biasanya kalau mau lihat blue fire, kita kan naiknya malam hari. Lah pas enak jalan lihat ada makam di pinggir jalan, di tengah hutan lagi. Siapa coba yang nggak merinding?,” tambahnya.

Pengakuan yang sama juga diutarakan oleh wisatawan lain, Fika Fitria. “Bisa jadi itu memang ada makam di sana sejak dulu. Cuma nggak kelihatan karena belum ada pelebaran dan tertutup semak belukar,” ujar Fika.

“Atau mungkin itu hanya tanda untuk ngingatkan pengendara agar lebih hati-hati. Tapi memang serem juga sih,” imbuhnya.

Sumber: kumparan