Ini Komentar Baim Wong ke Warganet yang Terus Menghujat

70 views

Banyak yang menghujat Baim Wong dan menilai sikapnya tidak sopan memarahi kakek-kakek yang meminta uang kepadanya. Netizen banyak yang menyayangkan Baim Wong tidak lebih dulu mendengarkan penjelasan si kakek.

Dalam video yang viral memperlihatkan Baim Wong yang sudah sampai di rumahnya menegur kakek-kakek tersebut. Pria yang mengaku sudah berusia 77 tahun itu, mengendarai sepeda motor bebek berwarna hijau, membuntuti Baim Wong dari rumah sakit tempat Paula Verhoeven melahirkan.

Baim Wong sudah menjelaskan soal alasan dirinya menegur pria tersebut. Dalam kondisi motor tengah berjalan pria tersebut berteriak memanggil nama Baim Wong yang sedang mengajak Kiano.

“‘Baim minta uang dong, minta uang.’ Dan dia lakuin itu di atas motor yang lagi berjalan, bukan berhenti,” ungkap Baim Wong kepada detikcom, Senin (11/10/2021) dan menjelaskan kejadian tersebut memang tidak terekam dalam kamera yang merekam kegiatannya saat itu.

Hal itu dinilai Baim Wong merupakan cara yang tidak sopan. Tentu cara seperti itu juga bisa membahayakan keselamatan. Baim Wong juga mewajari penilaian orang terhadap dirinya karena tidak semua kejadian direkam dan dia perlihatkan.

“Terlihat sangat-sangat tidak sopan cara mintanya. Itu saja sebenarnya saya sudah mau marah karena dia minta uang di tengah jalanan di saat motor lagi jalan dan saya lagi sama Kiano. Kalau terjadi apa-apa, siapa yang mau disalahkan? Itu sangat di luar batas dan bahaya,” tegasnya.

“Kita sebagai manusia normal, pasti ada kejengkelan, dan kekesalan. Kadang malah suka kebablasan untuk marah. Tapi pembelajaran saya kepada mereka yang tidak sopan, saya lakuin dengan cara yang berbeda-beda. Salah satunya seperti yang kalian lihat di video. Dan saya yakin semua orang mempunyai cara yang berbeda-beda,” beber Baim Wong.

Baim Wong juga menyoroti bagaimana netizen yang menilai dari satu sudut pandang saja. Akan tetapi, Baim Wong juga tak mau menyalahi persepsi orang.

Suami Paula Verhoeven itu menilai wajar setiap orang punya pandangan berbeda-beda. Akan tetapi, Baim Wong mewanti-wanti dalam memberikan pernyataan dan pendapat.

“Terkadang mereka yang mengomentari suatu kejadian (netizen) tidak pernah menanyakan dari sudut pandangan orang yang bersangkutan. Cuma saya pun nggak pernah menyalahkan mereka ketika punya persepsi seperti itu. Semua pandangan orang beda-beda dan saya pun nggak pernah mempermasalahkannya,” tutur Baim Wong.

“Hanya saya mengingatkan, hati-hati dalam memberikan pernyataan. Takut menjadi salah persepsi, dan akhirnya menjadikan orang benci kepada orang lain karena belum tentu apa yang dilihat itu sesuai dengan bayangan yang ada di pikiran orang yang melihat,” ungkapnya.

Baim Wong juga menerima apabila ada pihak-pihak yang tidak menerima dengan sikapnya memperlakukan pria tua tersebut. Dia menegaskan sangat lumrah setiap orang punya pemikiran dan cara pandang yang berbeda.

“Kalau pun sampai sekarang ada orang yang tidak suka dengan cara saya, saya pun tidak apa-apa. Dan saya sama sekali tidak ada rasa kesal sedikitpun dengan mereka. Karena semua orang cara pandangnya berbeda-beda dan cara berpikirnya pun berbeda-beda,” tegasnya.

Baim Wong menjelaskan perihal prinsipnya. Dirinya tidak menyukai dengan orang-orang yang merendahkan diri mereka sendiri demi mendapat belas kasihan.

Dia pun memberikan contoh tentang pria itu yang mengatakan usianya sudah berusia 77 tahun.

“Dari dulu saya tidak pernah suka dengan orang yang merendahkan dirinya sendiri untuk bisa dikasihani dan akhirnya diberi uang. Terlalu banyak orang yang saya temui di jalan, lebih tua dari dia, 90-100 tahun dia masih kerja dan nggak minta-minta. Bahkan yang cacat pun sama, dia nggak pernah minta uang sama saya. Apalagi dengan cara mengemis,” ceritanya.

“Saya orang yang punya prinsip. Ketika seseorang bilang kelemahannya dengan harapan untuk dikasihani sama orang lain, saya sudah tahu karakter dia di kehidupannya seperti apa. Perlu kita kasihani? Tergantung kalian.

Tapi kalau saya tidak. Lebih baik saya kasih uang saya untuk orang yang lebih menghargai kehidupannya. Bersyukurlah dengan pemberian-Nya. Bekerjalah bukan mengemis. Malu sama Allah. Dikasih napas pun untuk ibadah, itu sudah karunia yang besar,” tutup Baim Wong.

Sumber: detik.com