Pertengkaran Dalam Rumah Tangga Akan Selalu Manis Jika Diakhiri Dengan Kata Maaf

Kamu harus tahu, pernikahan atau rumah tangga itu mustahil tidak mendapatkan masalah, karena semua pernikahan itu pasti akan menemukan masalahnya masing-masing.

Lantas bila saat ini hubunganmu tengah menghadapi suatu masalah, maka bersabarlah. Misalnya kamu tengah bertengkar dengan pasanganmu, jangan dulu merasa frustasi tapi carilah titik tengahnya agar kembali damai.

Dan kamu pun harus tahu, pertengkaran dalam hubungan itu akan selalu manis dan baik-baik saja jika diakhiri dengan kata “maaf”.

Tidak Ada Rumah Tangga yang Jauh Dari Masalah, Karena Masalah Ibarat Bumbu Untuk Keduanya Saling Memahami

Jadi intinya jangan terlalu lebay mengeluhkan pernikahanmu selalu dihinggapi masalah, karena memang tidak ada rumah tangga yang jauh dari masalah, karena siapapun pemiliknya pasti akan mengalaminya.

Masalah itu ibarat bumbu dalam sebuah hubungan, lalu gunanya apa? untuk keduanya saling memahami dan mengerti satu sama lain.

Jangan Mengeluh, Nikmati Saja Suka Dukanya Bersama Dengan Penuh Sabar dan Ikhlas

Sekali lagi jangan mengeluh, lantas nikmati saja suka dukanya bersama dengan penuh sabar dan ikhlas. Maka apapun masalah yang ada, terlebih jika akhirnya memicu pertengkaran, jangan sampai kamu menyerah lalu pasrah.

Berjuanglah, kamu harus mampu mempertahankan hubunganmu, jangan kalah dengan egomu, maka pastikan kamu mampu bersabar apapun pemicu pertengkaran yang terjadi dalam hubunganmu.

Mengalahlah, Karena Mengalah Saat Terjadi Pertengkaran Itu Adalah Cara Ampuh Untuk Menemukan Solusi

Jangan terlalu manut pada amarahmu, mengalahlah! karena mengalah saat terjadi pertengkaran itu adalah cara ampuh untuk menemukan solusi.

Terkadang kamu harus tenang dulu agar bisa berpikir positif, maka tatkala pasanganmu keras kepala disitulah kamu harus mampu mengalah.

Jangan Sampai Kamu Mengikuti Egomu, Jika Tidak Mau Hubunganmu Hancur Dengan Penyesalan

Pada dasarnya jangan sampai kamu mengikuti egomu, jangan sampai kamu ikut-ikutan amarah, kamu harus menjadi air ditengah api yang menyala, karena disitulah masalahmu akan selesai.

Pertahankan Kebersamaan yang Terjalin Dengan Terus Mengendalikan Hatimu Untuk Tetap Bersabar dan Selalu Memaafkan

Kamu harus mampu mempertahankan yang terjalin dengan terus mengendalikan pikiranmu, dan egomu. Kamu harus mampu bersabar dan memaafkan, karena hubungan akan baik-baik saja meski dalam pertengkaran hebat sekalipun, tatkala kamu mampu mengalah bersabar dan memaafkan. (sumber: humairoh)

Kata-Kata Untuk Suami Istri yang Bertengkar Agar Kembali Harmonis

Dalam berumah tangga, wajar jika terdapat perbedaan pendapat antara suami dan istri. Apabila Anda sedang berada di fase ini, maka tak perlu resah sebab hal tersebut normal terjadi. Bahkan Mom bisa menenangkan hatinya dengan memberi kata-kata untuk suami istri yang bertengkar berikut ini.

Lalu ketika amarah pasangan sudah mulai mereda, sampaikan ucapan-ucapan manis untuk menunjukkan bahwa Anda masih sangat mencintainya. Ini akan membuat suami menjadi luluh sehingga tak bisa berlama-lama marah kepada Anda.

Selain itu, apabila Anda dan suami mampu mengatasi pertengkaran tersebut dengan bijak, maka hubungan pernikahan Mom tentunya akan semakin kuat dan harmonis.

Tak perlu berlama-lama lagi, yuk langsung saja simak kata-kata untuk suami istri yang bertengkar agar rujuk kembali di bawah ini!

Kata-kata untuk suami istri yang bertengkar

Pertengkaran wajar terjadi pada rumah tangga dan hal ini menunjukkan bahwa hubungan Anda harmonis lho, Mom. Tetapi, pertengkaran harus segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah yang lebih besar. Untuk menenangkan hati pasangan, Anda bisa memilih kata-kata untuk suami istri yang bertengkar di bawah ini.

“Jika menemukan masalah, mari kita selesaikan berdua. Jangan buat putuskan hubungan menjadi pilihan.”

“Tidak peduli siapa di antara kita yang akan menang. Karena aku percaya tujuan kita sama, yaitu menjadi lebih baik bersama.”

“Suamiku, kita sudahi pertengkaran ini. Rumah ini akan lebih indah jika kita memenuhinya dengan cinta. Maafkan aku ya.”

“Sayang, maafkan aku jika bersalah. Sesungguhnya aku tak ingin pertengkaran ini semakin berlarut, aku mencintaimu.”

“It’s okay, pernikahan tidak melulu tentang tawa dan kebahagiaan. Ada juga kesedihan dan kekecewaan di dalamnya yang membuat kita semakin cinta.”

“Tak peduli apa yang terjadi, aku akan tetap berjuang demi mempertahankan hubungan pernikahan kita berdua. Semoga engkau pun begitu.”

“Suamiku, percayalah bahwa aku tidak benar-benar menaruh emosi padamu. Mari sudahi pertengkaran ini dan bangun kehidupan yang bahagia.”

“Emosi sedetik dapat menutup semua kebaikan terdahulu. Ingatlah, kita berdua berjanji untuk saling membahagiakan satu sama lain.”

“Di masa depan, kita akan menyadari bahwa pertengkaran saat ini bisa diselesaikan dengan mudah.”

“Hakikat dari pernikahan adalah dua insan yang saling bekerjasama. Mari bangun keluarga kecil kita lebih baik lagi.”