Demi Wisata Halal Anjing pun Diusir Paksa hingga ‘Mati’ di Aceh Singkil Direspons Netizen

Vidio Anjing di usir paksa Satpol PP hingga akhirnya mati di wisata halal Wilayah Aceh Singkil viral di YouTube, ditanggapi netizen.

Pemilik akun medsos pasang foto serta vidio disertai narasi terkait kematian anjing tersebut dan tempat kejadian di Aceh Singkil.

Dikutip KabarRakyat dari instagram @doniherdaru, setelah melihat kasus kematian anjing yang diberinama oleh pemiliknya Canon viral dimedia sosial, maka Tim Animal Dependers bersama kuasa hukumnya, akan terbang ke Aceh Singkil untuk melaporkan kasus kematian tersebut.

“Tim Animal Dependers bersama kuasa hukum, akan terbang menuju Aceh Singkil via Medan, untuk melaporkan kasus kanon”.

Seperti dilihat kabarrakyat.id, sabtu (23/10/2021), disalah satu akun Twitter Pekanbaru Dog Lover @ PekanbaruDog, dia menggunggah, ada seekor anjing bernama Canon mati setelah diduga ditangkap dan disiksa oleh aparat satpol PP.

Dalam akun tersebut, @pekanbaruDog banyak mengunggah sejumlah foto dan vidio terkait canon.

“Namaku Canon. Aku tinggal di Pulau Banyak, Aceh. Aku adalah anjing yang sangat pintar dan ramah, juga sangat bersahabat dengan SEMUA manusia yang datang mengunjungi tempat tinggalku,” tulisnya.

Pemilik akun juga mengunggah vidio yang menunjukkan proses penangkapan Canon oleh Satpol PP.

Dalam vidio itu, tampak ada sejumlah petugas Satpol PP yang memegang kayu dan berdiri mengelilingi Canon. Satu orang di antaranya mengarahkan kayu ke rantai tempat Canon diikat.

“Namun salah satu dari mereka mencoba menangkapku. Temannya membawa ranting panjang dan mencoba menundukkanku. Ya ampun, apa yang terjadi? Mengapa berprilaku kasar kepadaku? Apa salahku?”.

Pemilik akun menyebut anjing tersebut kemudian dimasukkan ke keranjang kecil, lalu dibawa pergi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok 24 Oktober 2021: Scorpio, Aquarius, Capricorn dan Pisces

“Aku dimasukkan ke keranjang kecil dan mereka membawaku pergi. Sempit sekali keranjangnya,” tulis @PekanbaruDog.

Pemilik akun menyebut anjing itu tak bisa bernapas, lalu mati.

“Aku melihat tubuhku terbujur kaku di dalam keranjang, yang masih digotong oleh orang-orang tak bertanggung jawab itu. Jiwaku sudah meninggalkan ragaku, Oh Tuhan, aku disiksa sampai mati oleh orang-orang yang tadinya mau aku ajak berteman. Apa salahku?,” tulis akun @PekanbaruDog.

Setelah adanya kejadian ini, Pecinta binatang pemilik Akun Ig doniherdaru menyampaikan setelah melihat kasus kematian anjing, sangat tidak bisa diterima dan banyak pidana dikejadian ini.

“Setelah via DM dan kolom komentar belum ada respon, kami melalui kawan2 di @animalloversbersatu mencoba membuka komunikasi dengan owner. Namun owner menyatakan butuh waktu untuk berpikir jernih sebelum menentukan langkah selanjutnya”.

“Kami melihat bahwa kejadian ini sangat tidak bisa diterima dan banyak pidana di kejadian ini”.

“Oleh karena itu, kami memutuskan untuk tetap akan melaporkan kasus ini kepolisian. Dengan atau tanpa kesertaan pemilik, karena kami punya legal standing dan mendesak kepolisian untuk mengamkan barang bukti karena pertimbangan proses pembusukan yang berjalan cepat”.

“Kami siap membantu proses otopsi yang bisa dipertanggungjawabkan secara medik guna penyelidikan dan penentuan penyebab kematian,” jelas akun doniherdaru.

Sumber: kabarrakyat